Senin, 02 April 2012

Tipe Sistem Informasi

Dalam dunia bisnis ada berbagai macam kebutuhan informasi.
Manajer senior membutuhkan informasi untuk membantu perencanaan bisnis mereka. Middle management membutuhkan informasi untuk membantu mereka memantau dan mengendalikan kegiatan usaha, sedangkan Karyawan operasional memerlukan informasi untuk membantu mereka melaksanakan tugas mereka.

Dalam kegiatan bisnis terdapat beberapa "sistem informasi" yang digunakan pada saat yang sama. Berikut adalah 5 tipe sistem informasi

1. Executive Support System (ESS)

ESS dirancang untuk membantu manajemen senior membuat keputusan strategis. Sistem tersebut mengumpulkan, menganalisa dan merangkum informasi internal dan eksternal utama yang digunakan dalam bisnis.
ESS biasanya melibatkan banyak analisis data dan modelling tools seperti analisa "what-if" untuk membantu pengambilan keputusan strategis.

2. Management Information System (MIS)

MIS berkaitan dengan sumber-sumber informasi internal. MIS biasanya mengambil data dari transaction prosessing system kemudian merangkumnya menjadi serangkaian laporan manajemen. laporan MIS biasanya digunakan oleh manajemen menengah dan supervisor operasional.

3. Decision Support System (DSS)
DSS secara khusus dirancang untuk membantu manajemen membuat keputusan dalam situasi di mana terdapat ketidakpastian tentang hasil yang mungkin terjadi akibat keputusan-keputusan tersebut. DSS sering melibatkan penggunaan spreadsheet yang rumit dan database untuk membuat model "what if”.
Sistem Manajemen Pengetahuan

4. Knowledge Management System (KMS) digunakan untuk membuat dan berbagi informasi. Ini biasanya digunakan di perusahaan di mana karyawan menciptakan pengetahuan dan keahlian baru - yang kemudian dapat digunakan bersama oleh orang lain dalam organisasi untuk mendapatkan keuntungan komersial. Baik untuk lawfirm, kantor akuntan dan konsultan manajemen.

KMS dibangun dengan sistem yang memungkinkan kategorisasi efisien dan distribusi pengetahuan. Sebagai contoh, pengetahuan itu sendiri mungkin terkandung dalam dokumen pengolah kata, spreadsheet, presentasi PowerPoint. halaman internet atau apapun. Untuk berbagi pengetahuan, KMS menggunakan sistem kolaborasi kelompok seperti intranet.
Sistem Pemrosesan Transaksi

Transaction Processing Systems (TPS) TPS dirancang untuk memproses transaksi rutin efisien dan akurat. Sebuah bisnis biasanya memeiliki beberapa TPS, misalnya:

- Sistem Billing untuk mengirim faktur kepada pelanggan
- Sistem untuk menghitung gaji mingguan dan bulanan dan pembayaran pajak
- Produksi dan pembelian sistem untuk menghitung kebutuhan bahan baku
- sistem kontrol persediaan

Office Automation Systems (OAS) adalah sistem yang digunakan untuk meningkatkan produktivitas karyawan, seperti memproses data dan informasi. Contohnya Microsoft Office XP) atau sistem yang memungkinkan karyawan untuk bekerja dari rumah.
Sejarah Sistem Operasi Komputer

Seperti kita ketahui, system operasi yang umum digunakan oleh kebanyakan computer, terdiri dari 3 keluarga atau 3 kelompok, yaitu keluarga Microsoft Windows, keluarga Unix, dan keluarga Mac OS.

Sedangkan untuk computer mainframe dan super computer menggunakan banyak sekali system operasi yang berbeda-beda, umumnya turunan dari sitem UNIX yang dikembangkan oleh vendor seperti IBM AIX, HP/UX,dll.

Sistem Operasi Berbasis Windows

QDOS (Quick and Dirty Operating System) merupakan asal usul dari windows. QDOS ditulis oleh Tim Paterson dari Seattle Computer pada tahun 1980. QDOS dibuat dari OS terkenal pada masa itu, QDOS dirancang untuk prosesor intel 8086. kemudian Bill Gates dari Microsoft membeli lisensi QDOS untuk dikembangkan dan menjualnya lagi ke berbagai perusahaan computer. Pada tahun 1981 microsoft memberi nama MS-DOS, sedangkan yang jual ke perusahaan computer IBM diberi nama PC-DOS oleh IBM. MS.DOS inilah yang terus berkembang hingga menjadi Windows Vista.

Perkembangan Microsoft

Setelah sukses dengan MS.DOS pada tahun 1981. pada tahun 1983 microsoft meluncurkan MS-DOS versi 2.0 pada computer PC XT. Selanjutnya pada tahun 1984 MS-DOS 3.0 untuk PC AT yang menggunakan chip Intel 80286 dan yang mulai mendukung penggunaan hard disk lebih dari 10MB. Juga pada tahun yang sama dirilis MS-DOS 3.1 yang mendukung jaringan.

Pada tahun 1985 Microsoft memperkenalkan MS.Windows, system operasi yang telah menyediakan lingkungan berbasis grafis (GUI) dan kemampuan multitasking. Kemudian pada tahun 1986 Microsoft kembali meluncurkan MS-DOS versi baru yaitu versi 3.2. pada versi ini Microsoft menambahkan dukungan untuk floppy 3.5 inch 720KB.

Pada tahun 1987 microsoft kembali memperbaharui MS-DOS nya dengan mengeluarkan versi 3.3 yang merupakan versi paling populer dari MS.DOS. pada tahun ini Microsoft juga memperkenalkan windows versi 2.0. setahun kemudian Microsoft berhasil mengembangkan lagi dengan suasana grafis, sedangkan IBM memperkenalkan OS/2 yang juga telah berbasis grafis sebagai calon pengganti IBM PC-DOS.

Pada tahun 1990 microsoft memfokuskan diri pada pengembangan windows ditandai dengan peluncuran windows versi 3.0 dan mendapat sambutan yang sangat baik pada versi ini Microsoft membundel MS.OFFICE(Word, Excel, dan PowerPoint) untuk menyingkirkan saingannya seperti Lotus 123, Wordstar, Word Perfect dan Quattro.

Pada tahun 1991 microsoft kembali meluncurkan MS.DOS versi 5.0 dengan penambahan fasilitas full-screen editor, undelete, unformat dan Qbasic. Hingga pada tahun 1994 menjadi tahun terakhir bagi pengembangan MS.DOS, versi terakhir dari MS.DOS adalah MSDOS6.22.

Kembali ke versi windows, pada tahun 1992 windows meluncurkan versi 3.1 dan 3.11 pada tahun 1994 untuk workgroups. Setahun kemudian Microsoft meluncurkan Windows 95, pada tahun ini juga diperkenalkan versi pertama Windows CE ke public. Tahun 1996 Windows NT Versi 4.0 diluncurkan, pada tahun 1998 meluncurkan OS terbarunya yaitu Windows 98. web browser Internet Explorer menjadi bagian penting dari Windows 98.

Tahun 2000 merupakan era baru dunia teknologi computer karena pada era ini, perkembangan dunia computer mengalami kemajuan yang begitu pesat. Windows mengeluarkan Windows 2000 sebagai penerus windows. Pada tahun 2001 diperkenalkan Windows XP dan tahun 2003 Microsoft mengeluarkan windows server 2003. untuk saat ini windows XP masih menjadi favorit pemakai computer. Walaupun pada tahun 2007 microsoft meluncurkan windows vista yang dilengkapi fitur 3D. Namun keindahan ini harus dibayar mahal dengan kebutuhan spesifikasi computer yang sangat tinggi.

Sistem Operasi Berbasis Linux

Linux adalah nama yang diberikan system computer bertipe unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas terbuka dan sumber utama terbuka.

Jika asal usul MSDOS/Windows berasal dari pengembangan QDOS yang dilakukan Bill Gates, maka unix merupakan salah satu system operasi yang mengawali lahirnya libux. Pada tahun 1965, para ahli membuat system operasi bernama Multics. System ini awalnya didesain dengan harapan akan menciptakan beberapa keunggulan, seperti multiuser, multiprosesor dan multilevel filesistem. Namun, pada tahun 1969 pembuatan program ini dihentikan karena system ini sudah tidak memenuhi tujuan semula.

Pada tahun 1991 di Finlandia, seorang mahasiswa ilmu computer bernama Linus Tovald berhasil mengembangkan OS berbasis Unix dari system operasi Minix yang diberi nama linux. Pada bulan Agustus 1991, lahirlah Linux 0.01 oprekan Linus dan pada tanggal 5 Oktober 1991 secara resmi Linus mengumumkan Linux 0.02 yang hanya dapat menjalankan BASH dan gcc compiler.

Selain itu, Linus juga mempublikasikan system operasi buatannya tersebut lengkap dengan ditemui, computer yang tiba-tiba hang dan harus menekan tombol Ctrl-Alt-Del atau Restart untuk mengakhiri kejadian tersebut.

Hingga saat ini linux telah berkembang pesat, karena OS-nya yang free, Linux juga sebagai satu-satunya OS yang berbasis Open Source yang dapat dimodifikasi oleh siapa saja yang ingin mengembangkan linux. Hingga lahirlah berbagai OS berbasis linux, seperti Fedora Core, Ubuntu, Mandrake, dll. Bahkan pada tahun 2002 di Indonesia sendiri juga lahir berbagai OS buatan anak negeri berbasi Linux bermunculan, diantaranya Trustix Merdeka, WinBI, RimbaLinux, Komura.

Sistem Operasi Berbasis Macintosh

Macintosh Operating System (MAC OS) merupakan system operasi computer yang dibuat oleh Apple. Apple yang sebelumnya bernama Apple Computer, Inc adalah sebuah perusahaan silicon valley yang bergerak di bidang computer.

MAC OS merupakan OS yang pertama menggunakan system GUI(Graphical User Interface). Para pemakai computer begitu takjub melihat macintosh yang snagat ramah melayani pemakai. Pemakai tidak perlu banyak menulis perintah, cukup menunjuk gambar yang ada. Mac OS dibuat khusus untuk computer Macintosh dan tidak kompatibel dengan PC berbasis IBM. Diperkenalkan pada tahun 1984, Mac OS sejak tahun 2006 telah memiliki kompabilitas dengan arsitektur PowerPC maupun X86.

Versi terakhir Mac OS saat ini adalah Mac Os X yang diluncurkan pada tahun 2000. Mac OS X Server juga dirilis pada tahun 2001. Pada dasarnya versi Server ini mirip dengan versi standardnya, dengan perbedaan bahwa versi Server mencakup piranti lunak untuk keperluan manajemen dan administrasiworkgroup dalam komputer berskala besar. Contoh fitur tambahan yang tersedia untuk versi ini adalah piranti lunak untuk menjalankan fungsi-fungsi seperti SMTP, SMB, LDAP dan DNS. Selain itu cara melisensinya juga berbeda. Mac OS X adalah sistem operasi yang menggunakan kernel BSD sehingga beberapa kalangan mengatakan bahwa Mac OS X termasuk dalam keluarga Unix. Hal yang menarik dari OS ini adalah keindahan tampilannya sehingga menjadikannya panutan bagi pengembang desktop lain.


Rabu, 28 Maret 2012

Gambaran Umum Sistem Informasi


KUALITAS INFORMASI

Menurut John Burch dan Gary Grudnitski, kualitas informasi tergantung :
-Akurat, berarti informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak bias atau menyesatkan. Informasi tersebut harus jelas mencerminkan maksudnya karena dari sumber informasi sampai ke penerima informasi kemungkinan banyak terjadi gangguan (noise) yang dapat merubah atau merusak informasi tersebut.
-Tepat pada waktunya, berarti informasi yang datang pada penerima tidak boleh terlambat. Informasi yang sudah usang tidak akan mempunyai nilai lagi, karena informasi merupakan landasan di dalam pengambilan keputusan, bila pengambilan keputusan terlambat, maka dapat berakibat fatal untuk organisasi.
-Relevan, berarti informasi tersebut mempunyai manfaat untuk pemakainya. Relevansi informasi untuk tiap-tiap orang satu dengan yang lainnya berbeda.

SIKLUS INFORMASI
-Data merupakan bentuk yang masih mentah yang belum dapat berceritera banyak, sehingga perlu diolah lebih lanjut. Data yang diolah untuk menghasilkan informasi menggunakan suatu model proses tertentu. Selanjutnya penerima informasi membuat suatu keputusan dan melakukan tindakan, yang berarti menghasilkan suatu tindakan yang lain yang akan membuat sejumlah data kembali.
-Data tersebut ditangkap sebagai input, diproses kembali lewat suatu model dan seterusnya membentuk siklus. Siklus ini oleh John Burch disebut dengan siklus informasi (information cycle).  Siklus ini disebut juga dengan siklus pengolahan data (data processing cycles).

NILAI INFORMASI
-Informasi dikatakan bernilai apabila manfaatnya lebih bernilai dibandingkan biaya untuk mendapatkannya.
-Umumnya, informasi dalam suatu sistem digunakan untuk beberapa kegunaan yang bersifat intangible sehingga sulit untuk merelasikan nilai perolehan dengan nilai manfaatnya.
- Sebagian besar informasi tidak dapat persis ditaksie keuntungannya dari sisi jumlah uang, tetapi dapat ditaksir nilai efektifitasnya ( misalnya dengan cost effectiveness atau cost benefit)

 Tugas SIA : Mengubah data menjadi informasi untuk manajemen baik untuk internal maupun eksternal organisasi .

Karakteristik  SIA
- Prosedur relatif standar
- Menangani data yang rinci
- Terutama fokus pada data historis
- Menyediakan informasi pemecahan masalah yang minimal

Tugas SIM : Menyediakan informasi pemecahan masalah bagi beberapa pemakai  (sekelompok manajer) dengan kebutuhan serupa.

Tugas DSS : Menyediakan informasi bagi manajer (satu orang manajer) untuk memecahkan masalah yang spesifik.
Tujuan DSS : Membantu manajer membuat keputusan untuk memacahkan masalah semi terstruktur; Mendukung penilaian manajer bukan mencoba menggantikannya; Meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan manajer
 
Aplikasi OA, meliputi :
Pengolahan kata (word processing)
Surat elektronik (electronic mail)
Sistem Pakar (expert system)
Terdiri dari 4 bagian utama yaitu : user interface (berupa input/output multimedia), knowledge base (menggunakan aturan-aturan untuk mengekpresikan logika masalah yang pemecahannya dibantu oleh sistem pakar), inference engine (menggunakan penalaran yang serupa manusia dalam mengolah isi dari knowledge base), development engine (terdiri dari bahasa pemrograman).
KOMPONEN SISTEM INFORMASI

Dalam menerima sumber daya  data sebagai input dan memprosesnya menjadi produk informasi sebagai outputnya, sistem informasi memerlukan beberapa komponen-komponen untuk mencapainya. Komponen-komponen tersebut adalah :
-Manusia;
-Hardware (termasuk network);
-Software;
-Database;
-Prosedur.
 Sumber daya manusia meliputi pemakai akhir  dan pakar sistem informasi, sumber daya hardware terdiri dari mesin dan media, sumber daya software  meliputi baik program aplikasi, sumber daya database meliputi dasar data dan pengetahuan.
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

Gordon B. Davis : Sistem Informasi Manajemen  adalah sebuah sistem manusia atau mesin yang terpadu untuk menyajikan informasi guna mendukung fungsi operasi manajemen dan pengambilan keputusan dalam suatu organisasi
-
Burt Scanland dan J. Bernard Keys : “SIM merupakan suatu sistem formal yang melaporkan, menggolongkan, dan menyebarkan informasi kepada orang-orang yang tepat dalam suatu organisasi”.
dapat disimpulkan :
  “SIM merupakan jaringan prosedur pengolahan data yang dikembangkan dalam suatu organisasi dan disahkan bila diperlukan untuk memberikan data kepada manajemen untuk dasar pengambilan keputusan dalam rangka mencapai tujuan. Data-data tersebut diolah oleh manajemen untuk menjadi sebuah informasi.”
Beberapa keuntungan dari SIM adalah:
Pimpinan dapat memanfaatkan waktu secara efektif dan efisien
Pengumpulan data berlangsung secara sistematika dan periodik
Butir-butir data tidak perlu diperbanyak walaupun dapat digunakan oleh beberapa keperluan
Efisiensi meningkat.




Selasa, 27 Maret 2012

Sistem Informasi Manajemen Keuangan 1

Konsep Dasar Sistem


Sistem adalah adalah kumpulan elemen yang terdiri dari manusiamesinprosedurdokumen, data atau elemen lain yang terorganisir dari elemen-elemen tersebut untuk mencapai suatu tujuan”. 

Karakteristik Sistem :
  1. mempunyai elemen
  2. mempunyai batas
  3. mempunyai lingkungan luar
  4. mempunyai penghubung/interface
  5. mempunyai input
  6. mempunyai output
  7. mempunyai pengolah/proses
  8. mempunyai sasaran/tujuan
KLASIFIKASI SISTEM
-Sistem Abstrak dan Sistem Fisik; Sistem Abstrak berupa pemikiran atau ide yang tidak tampak secara fisik. Sistem Fisik merupakan sistem yang ada/eksis secara fisik (contoh : sistem perbendaharaan dan anggaran negara).

-Sistem Alamiah dan Sistem Buatan ManusiaSistem Alam terjadi secara alamiah, tanpa campur tangan manusia (contoh ; sistem tata surya). Sistem Buatan Manusia melibatkan interaksi manusia dan atau dengan peralatan/mesin
- Sistem Tertutup dan Sistem Terbuka; Sistem Tertutup merupakan sistem yang secara relatif tidak berhubungan dengan lingkungan luar (dikatakan relatif karena dalam kenyataannya tidak ada sistem yang benar-benar tertutup). Sistem Terbuka berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luar.

SUBSISTEM DAN SUPERSISTEM
Subsistem merupakan sistem di dalam sistem (contoh : subsistem processor dalam komputer)
Supersistem, jika suatu sistem bagian dari sistem yang lebih besar, maka sistem yang lebih besar tersebut adalah supersistem (contoh sistem penganggaran bagian dari supersistem SPAN)


KONSEP DASAR INFORMASI
-Informasi merupakan kumpulan data yang diolah yang menggambarkan kejadian nyata dan mempunyai nilai guna.
-Data merupakan kumpulan simbol, fakta mentah, kejadian  yang tidak mempunyai arti dan nilai apapun secara tersendiri.

Fungsi Informasi :
Menambah pengetahuan
Mengurangi ketidakpastian pemakai informasi
Membantu pengambilan keputusan secara lebih cepat.
Informasi juga memberikan standar, aturan, maupun indikator