Sabtu, 07 April 2012

Perkembangan Teknologi Wireless

Seiring dengan berkembangnya teknologi komputer yang semakin pesat maka, Perkembangan teknologi wireless atau nirkabel dalam era komunikasi data yang semakin cepat dan mengglobal ini telah membawa masyarakat melewati beberapa tahapan pengembangan teknologi sekaligus. Sebelum kita mengenal perkembangan-nya ada baiknya kalau kita kenal dulu apa sih wireless itu?

Apa sih Wireless?
Wireless atau dalam bahasa Indonesia yaitu nirkabel, merupakan salah satu teknologi komputer yang memungkinkan satu atau lebih peralatan untuk berkomunikasi tanpa koneksi fisik, yaitu tanpa membutuhkan jaringan atau peralatan kabel. Berbeda dengan teknologi kabel, Teknologi ini menggunakan transmisi frekuensi radio atau menggunakan gelombang cahaya tertentu sebagai alat untuk mengirimkan data, sedangkan teknologi kabel menggunakan kabel.

Beberapa Contoh Teknologi Wireless
1. Teknologi yang sudah lama namun, pasti kita tidak begitu sadar itu merupakan salah satu Wireless, yaitu Frekuensi Radio.  Frekuensi Radio ini merupakan salah satu perintis Wireless, yang sekarang sudah banyak digunakan dalam teknologi selanjutnya seperti ponsel, bluetooth dan lain-lain.

2. Selanjutnya yaitu Sinar Infra Merah atau lebih dikenal Infra Red. Infra Red ini ternyata sebelum dipakai di ponsel sebagai alat transmisi data, sudah dipakai dalam Remote TV atau berbagai Remote lain-nya. Pasti banyak dari Anda yang tidak mengetahuinya.

3. Lalu teknologi yang paling booming pada ponsel sampai sekarang, yaitu BlueTooth. Pasti Anda sudah tahu semua. Teknologi BlueTooth ini merupakan modifikasi dari Frekuensi Radio, berbeda dengan Infra Red yang menggunakan medium cahaya. BlueTooth ini merupakan teknologi wireless standard pada ponsel yang berfungsi untuk pertukaran data dari jarak dekat menggunakan frekuensi radio sebesar 2,4Ghz.



Nah sekarang mudah-mudahan Anda semua sudah paham sekali mengenai Wireless. Teknologi ini memang terus berkembang sampai sekarang, dari yang dahulu masih Wireless 1G sampai sekarang yang 4G. Mau tau perkembangan dari awalnya sampai sekarang bagaimana?


Dalam bab pembahasan ini akan dijelaskan  tentang perkembangan teknologi  wireless.  Baik  sebelum teknologi sebelum 3G yang terdiri dari teknologi 0G, 1G, 2G, dan 2.5G, Teknologi 3G  sendiri, dan pengembangan teknologi 3G yang terdiri dari teknologi 3.5G dan sekilas tentang 4G.

Dalam bab pembahasan ini akan dijelaskan  tentang perkembangan teknologi  wireless.  Baik  sebelum teknologi sebelum 3G yang terdiri dari teknologi 0G, 1G, 2G, dan 2.5G, Teknologi 3G  sendiri, dan pengembangan teknologi 3G yang terdiri dari teknologi 3.5G dan sekilas tentang 4G.

1. Teknologi Generasi Awal / Zero Generation (0G)
Generasi awal (0G) atau Mobile radio telephone ini merupakan teknologi   telepon selular  modern permulaan, dimana menggunakan jaringan gelombang radio (radiotelephone) khusus  (terpisah dan tertutup dengan jaringan lain yang sejenis) dengan jangkauan jaringan yang  terbatas dan dapat terhubung dengan jaringan telepon umum biasa. Dipergunakan biasa pada  mobil   dan   truk   agar   dapat   berkomunikasi   dengan   jaringan   telepon   biasa.   Mobile   radio  telephone   ini   dikenal   dengan   nama   dagang   WCCs   (Wireline   Common  Carriers,   AKA telephone   companies),   RCCs   (Radio   Common   Carriers),   and  two-way   radio   dealers. (prinsipnya seperti jaringan komunikasi Polisi atau Taxi (walkie-talkie), hanya saja Mobile radio telephone ini mempunyai nomor telepon tersendiri dan terhubung dengan jaringannya tersendiri).


Kemampuan teknologi 0G  (Zero Generation):
Kemampuan teknologi 0G ini  hanya dapat bisa melayani komunikasi suara saja dan   merupakan   teknologi   awal   komunikasi   bergerak  yang   di implementasikan dan di komersialkan.

Kelemahan teknologi 0G :
1. Metoda   transmisinya   masih  half-duplex  meski  perkembangannya mendukung full-duplex.
2. Jumlah pelangan dan jangkauan jaringannya sangat terbatas.
3. Tidak mendukung komunikasi data.


2. Teknologi Generasi Pertama (1G)
Generasi   pertama   atau   1G   merupakan   teknologi handphone pertama yang diperkenalkan pada era 80-an dan masih menggunakan sistem analog. Generasi pertama   ini   menggunakan   teknik   komunikasi   yang disebut Frequency Division Multiple Access (FDMA).
Teknik   ini   memungkinkan   untuk   membagi-bagi alokasi   frekuensi   pada   suatu   sel   untuk   digunakan masing-masing   pelanggan   di   sel   tersebut,   sehingga setiap   pelanggan   saat   melakukan   pembicaraan   memiliki   frekuensi   sendiri   (prinsipnya seperti pada stasiun radio dimana satu stasiun radio hanya  menggunakan satu frekuensi untuk siarannya).


Yang temasuk teknologi 1G ini adalah:
1. AMPS (Advanced Mobile Phone Service) atau IS-136 di Amerika Serikat.
Teknologi dikembangkan oleh Bell Labs sekitar tahun 1970-an, pertama kali diperkenalkan di New Jersey dan Chicago pada tahun 1978 dan dikomesialkan di Amerika Serikat tahun 1983 dan berakhir pada tahun 2000, menggunakan frekuensi 800 MHz "Cellular" FM band. AMPS cara kerjanya hampir sama dengan IMTS (0G).

2. NMT (  Nordic Mobile Telephony) 
ada di Negara-negara Skandavia (Denmark, Finlandia, Norwegia   dan   Swedia),   Swish,   Belanda,   Eropa  Timur   (Hungaria,   Polandia,   Bulgaria, Republik Ceko, Slovakia, Slovenia, Serbia, Kroasia, Bosnia, negara-negara Baltik), Rusia sebagian Timur Tengah (Oman) dan sebagian Asia.
Teknologi   ini   berkembang   sekitar   tahun   1980-an.   Terdiri NMT450   (Nordic   Mobile   Telephones/450)   yang dikembangkan   oleh   Ericsson   dan   Nokia   tahun   1981   dan beroperasi   pada   450   MHz   dan   menggunakan   FDD (Frequency division duplex) FDMA. Kemudian NMT-F versi Perancis   dari   NMT900   diperkenalkan   tahun   1986   dan beroperasi pada 900 MHz. Untuk jaringan MNT sampai saat ini masih beroperasi di 30 negara.

3. HICAP, di Jepang.
HICAP dikembangkan  oleh  NTT (Nippon Telegraph and Telephone)  bulan  Desember 1988, menggunakan frekuensi carrier 25KHz menggunakan FDMA sebagai jaringan dari NTT mobile solution.

·         Kemampuan teknologi 1 G :
Kemampuan teknologi 1 G ini  hanya dapat bisa melayani komunikasi suara saja tidak dapat melayani komunikasi data dalam kecepatan tinggi dan besar.
·         Kelemahan teknologi 1 G :
Penggunaan   teknologi   analog   pada   generasi   pertama   menyebabkan   banyak keterbatasan  yang dimiliki seperti kapasitas  trafik yang kecil, jumlah pelanggan yang dapat ditampung dalam satu sel sedikit, dan penggunaan spektrum frekuensi yang boros karena satu pengguna menggunakan satu buah kanal frekuensi. Derau intemodulasi (suara tidak jernih).


3. Teknologi Generasi Kedua (2G)
Teknologi generasi kedua muncul karena tuntutan pasar dan kebutuhan akan kualitas yang semakin baik. Generasi 2G sudah menggunakan teknologi digital. Generasi ini menggunakan mekanisme Time Division Multiple Access (TDMA) dan Code Division Multiple Access ( CDMA) dalam teknik komunikasinya.
Yang Termasuk Teknologi 2G, yaitu:
Berbasis TDMA, yaitu :
1. Digital AMPS atau IS-54 atau IS-136 (D-AMPS) di Amerika Serikat dan Kanada.
Merupakan pengembangan dari teknologi AMPS.Disebut juga  TDMA –  Time Division Multiple Access. Beropersi pada frekuensi 800 MHz (824-849 and 869-894  MHz)  berdasarkan  standar  IS-54  dan  1900 MHZ  (standar  IS-136  untuk mendukung dual band 800 MHz dan 1900 MHz). D-AMPS merupakan telepon selular yang sudah digital, tetapi jaringannya masih mendukung jaringan analog AMPS.


2. GSM (Global System for Mobile Communications) di Eropa dan Asia.

          Global System for Mobile Communication disingkat GSM adalah sebuah teknologi komunikasi selular yang bersifat digital. Teknologi GSM banyak diterapkan pada komunikasi bergerak, khususnya telepon genggam. Teknologi ini memanfaatkan gelombang mikro dan pengiriman sinyal yang dibagi berdasarkan waktu,sehingga sinyal informasi yang dikirim akan sampai pada tujuan. GSM dijadikan standar global untuk komunikasi selular sekaligus sebagai teknologi selular yang paling banyak digunakan orang di seluruh dunia. Teknologi GSM menggunakan sistem Time Division Multiple Access (TDMA) yang membagi frekuensi radio berdasarkan satuan waktu. Teknologi ini memungkinkan untuk melayani beberapa panggilan secara sekaligus melakukan pengulangan-pengulangan dalam irisan waktu tertentu yang terdapat dalam satu channel radio, dengan alokasi kurang lebih delapan di dalam satu channel frekuensi sebesar 200 kHz per satuan waktu. Kelebihan dari GSM ini adalah interface yang tinggi bagi para provider dan penggunanya.

          Awal   dari   GSM   diawali   dengan diadakannya   konferensi   pos   dan telegraf   di   Eropa   pada   tahun   1982. Konferensi   ini   membentuk   suatu study group yang bernama Groupe Special Mobile (GSM)  untuk mempelajari dan   mengembangkan   sistem   komunikasi   publik   di   Eropa.   Pada   tahun   1989, tugas ini diserahkan kepada European Telecommunication Standards Institute (ETSI) dan GSM fase I diluncurkan pada pertengahan 1991. Alasan munculnya GSM karena kebutuhan bersama terhadap satu sistem jaringan baru yang dapat menjadi standar jaringan yang berlaku dan dapat diterapkan di seluruh kawasan Eropa. 
Dalam   sistem   baru   juga   harus   terdapat   kemampuan   yang   dapat mengantisipasi   mobilitas   pengguna   serta   kemampuan   melayani   lebih   banyak pengguna   untuk   menampung   penambahan   jumlah   subscriber   baru.   Jaringan GSM merupakan jaringan yang paling banyak digunakan di dunia, pada tahun 1993, sudah ada 36 jaringan GSM di 22 negara, termasuk Indonesia dan akhir tahun 1993 berkembang menjadi 48 negara dengan 70 operator dan pelanggan berjumlah   1   milyar.   Kini   GSM   di   gunakan   di   212   negara   dengan   jumlah pelanggan mencapai 2 Milyar di seluruh dunia.
Berbasis CDMA, yaitu :
1. CDMAone atau Interim Standard 95 (IS-95) atau IS-95 CDMA atau TIA-EIA-95

      Code division multiple access (CDMA) adalah sebuah bentuk pemultipleksan (bukan sebuah skema pemodulasian) dan sebuah metode akses secara bersama yang membagi kanal tidak berdasarkan waktu (seperti pada TDMA) atau frekuensi (seperti pada FDMA), namun dengan cara mengkodekan data dengan sebuah kode khusus yang diasosiasikan dengan tiap kanal yang ada dan menggunakan sifat-sifat interferensi konstruktif dari kode-kode khusus itu untuk melakukan pemultipleksan.
Dalam perkembangan teknologi telekomunikasi telepon selular terutama yang berkaitan dengan generasi ke-tiga (3G), CDMA menjadi teknologi pilihan masa depan.
      CDMA juga mengacu pada sistem telepon seluler digital yang menggunakan skema akses secara bersama ini,seperti yang diprakarsai oleh Qualcomm. CDMA adalah sebuah teknologi militer yang digunakan pertama kali pada Perang Dunia II oleh sekutu Inggris untuk menggagalkan usaha Jerman mengganggu transmisi mereka.Sekutu memutuskan untuk mentransmisikan tidak hanya pada satu frekuensi, namun pada beberapa frekuensi, menyulitkan Jerman untuk menangkap sinyal yang lengkap.

Keuntungan CDMA
Teknologi CDMA sendiri memiliki berbagai keuntungan jika diaplikasikan dalam sistem seluler. Keuntungan-keuntungan tersebut antara lain :
1.Hanya membutuhkan satu frekuensi yang dibutuhkan untuk beberapa sektor/cell tidak membutuhkan equalizer untuk mengatasi gangguan spektrum sinyal.
2. Dapat bergabung dengan metode akses lainnya, tidak membutuhkan penghitung waktu (guard time)
3. Untuk melihat rentang waktu dan penjaga pita (guard band)
4. Untuk menjaga intervensi antar kanal tidak membutuhkan alokasi dan pengelolaan frekuensi memiliki kapasitas yang halus untuk membatasi para pengguna akses memiliki proteksi dari proses penyadapan

Di USA, Korea Selatan, Kanada, Mexiko, India, Israel, Australia, Sri Lanka, Venezuela, Brazil dan China. Merupakan   sistem   digital   yang   berbasis   teknologi   CDMA  (Code Division Multiple Access), beroperasi pada dua kelas gelombang (Band Class  1, 1900 MHz)   dan   (Band Class  0,   800   MHz).   Diperkenalkan   oleh   Qualcomm   pada pertengahan   1990-an   dan   di   dukung   oleh  AT&T,   Motorola,   Lucent,  ALPS, GSIC, Prime Co, Samsung, Sony, US West, Sprint, Bell Atlantic, Time Warner.

Kemampuan teknologi 2G :
Generasi kedua selain digunakan untuk komunikasi suara, juga bisa untuk SMS (Short Message Service  adalah layanan dua arah untuk mengirim pesan pendek sebanyak 160 karakter), voice mail, call waiting, dan transfer data dengan kecepatan maksimal 9.600 bps (bit per second). Kecepatan sebesar itu cukup untuk mengirim SMS, download gambar, atau ringtone MIDI.  Kelebihan 2G dibanding 1G selain layanan yang lebih baik, dari segi kapasitas juga lebih besar. suara yang dihasilkan menjadi lebih jernih, karena berbasis digital, maka sebelum dikirim sinyal suara analog   diubah   menjadi   sinyal   digital.  
Perubahan   ini   memungkinkan   dapat diperbaikinya   kerusakan   sinyal   suara   akibat   gangguan   noise   atau   interferensi frekuensi   lain.   Perbaikan   dilakukan   di   penerima,   kemudian   dikembalikan   lagi dalam bentuk sinyal analog, efisiensi spektrum/ frekuensi yang menjadi meningkat, serta kemampuan optimasi sistem yang ditunjukkan dengan kemampuan kompresi dan coding data digital. Tenaga yang diperlukan untuk sinyal sedikit sehingga dapat menghemat baterai , sehingga handset dapat dipakai lebih lama dan ukuran baterai bisa lebih kecil.

Kelemahan teknologi 2 G:
Kecepatan transfer data masih rendah. Tidak efisien untuk trafik rendah.Jangkauan jaringan masih terbatas dan sangat tergantung oleh adanya BTS (cell Tower).


4. Teknologi Generasi Dua Setengah (2.5G)
Teknologi 2.5G merupakan peningkatan dari teknologi 2G terutama dalam  platform dasar GSM telah mengalami penyempurnaan, khususnya untuk aplikasi data. Untuk yang berbasis GSM teknologi 2.5G di implementasikan dalam GPRS (General Packet Radio Services)  dan  WiDEN,   sedangkan   yang   berbasis   CDMA  diimplementasikan dalam CDMA2000 1x.
1. GPRS (General Packet Radio Services).
GPRS merupakan teknologi  overlay  yang disisipkan di atas jaringan GSM untuk menangani komunikasi data pada jaringan. Dengan kata lain dengan menggunakan handset GPRS, komunikasi data tetap berlangsung di atas jaringan GSM dengan GSM masih menangani komunikasi suara dan transfer data ditangani oleh GPRS. Pengembangan teknologi GPRS di atas GSM dapat dilakukan secara  efektif tanpa menghilangkan infrastruktur lama, yaitu  dengan penambahan beberapa hardware dan   upgrade   software   baru   pada   terminal/station   dan   server   GSM.  Kecepatan transfer data GPRS dapat mencapai hingga 160 kbps.
Teknologi GPRS memiliki 3 fitur keunggulan, yaitu:
a. Allways Online. GPRS menghilangkan mekanisme dial kepada pengguna pada saat   ingin   mengakses   data,   sehingga   dikatakan   GPRS   selalu   online   karena transfer data dikirim berupa paket dan tidak bergantung pada waktu koneksi.
b. An Upgrade to existing networks (GSM dan TDMA). Adopsi sistem GPRS tidak perlu menghilangkan sistem lama karena GPRS dijalankan di atas infrastruktur yang telah ada.
c. An Integral part of EDGE and WCDMA. GPRS merupakan inti dari mekanisme pengiriman paket data untuk teknologi 3G selanjutnya.

Manfaat dari teknologi GPRS :
1. Client-Server Services yang memungkinkan pengaksesan data yang tersimpan dalam suatu basisdata.  Contoh penerapan aplikasi ini adalah pengaksesan WEB melalui browser.
2. Messaging Services yang ditujukan untuk komunikasi antar individu pengguna dengan memanfaatkan storage server untuk penanganan pesan sebagai   tempat   penyimpanan   pesan   sementara   /   intermediate   sebelum diterima oleh pengguna. Conoth hasil layanannya yaitu aplikasi Multimedia Message   Service(MMS)   yang   digunakan   untuk   pengiriman   data   pesan multimedia melalui jaringan GSM dengan menggunakan telepon seluler.
3. Real-time conversational Services yang memberikan layanan komunikasi dua arah   kepada   pengguna   secara   real-time.   Beberapa   contoh   penerapannya adalah pada aplikasi internet dan multimedia semisal Voice over IP (VOIP) dan video conferencing.


5. Teknologi Generasi Ketiga (3G)

Teknologi generasi ketiga (3G Third Generation) dikembangkan oleh suatu kelompok yang diakui dan merupakan kumpulan para ahli dan pelaku bisnis yang berkompeten dalam bidang teknologi wireless di dunia. 
 Apa itu 3G (Third Generation)?  
ITU  (Intenational Telecomunication Union) mendefisikan  3G  (Third Generation) sebagai teknologi yang dapat unjuk kerja sebagai berikut :
1. Mempunyai kecepatan transfer data sebesar 144 kbps pada kecepatan user 100 km/jam.
2. Mempunyai kecepatan transfer data sebesar 384 kbps pada kecepatan berjalan kaki.
3. Mempunyai   kecepatan   transfer data  sebesar 2 Mbps  untuk  user   diam (stasioner).



Yang Termasuk Teknologi  3G :
1. EDGE (Enhanced Data Rates for Global/GSM Evolution) atau
    E-GPRS (Enhanced -General Packet Radio Services).
EDGE (Enhanced Data rate GSM Evolution)  merupakan   salah  satu  standar untuk   wireless   data   yang   diimplementasikan   pada   jaringan   selular   GSM diperkenalkan pertama kali pada tahun 2003 dan merupakan tahapan lanjutan dalam evolusi menuju mobile multi media communication . Kecepatan transfer data   EDGE   bahkan   dapat   mencapai   kecepatan   hingga   236.8   kbit/s   dengan menggunakan 4 timeslots dan 473.6 kbit/s dengan menggunakan 8 timeslots. Dengan EDGE, operator selular dapat memberikan layanan komunikasi data dengan kecepatan Iebih tinggi dibanding GPRS General Packet radio Service),di mana GPRS hanya mampu melakukan pengiriman data dengan kecepatan sekitar   25   Kbps.  

2. W-CDMA  (Wideband   -   Coded   Division   Multiple   Access)   atau   UMTS
(Universal Mobile Telecommunication System).
Universal Mobile Telecommunication System (UMTS) merupakan salah sistem generasi   ketiga  yang  dikembangkan   di   Eropa   dan  mualai  dipernalkan  tahun 2004. Standarisasi dari UMTS ini dilakukan oleh European Telecommunication Standard Institution (ETSI), selain itu Intertational Telecommunications Union Telecommunication Standardisation Sector (ITU-T)  mengerjakan sistem yang sama   dinamakan  International Mobile Telecommunation System 2000 (IMT 2000).

Kelebihan 3G dari generasi-genersi sebelumnya :
1. Kualitas suara yang lebih bagus.
2. Keamanan yang terjamin.
3. Kecepatan data mencapai 2 Mbps untuk lokal/Indoor/slow-moving access dan 384 kbps untuk wide area access.
4. Support   beberapa   koneksi   secara   simultan,   sebagai   contoh,   pengguna   dapat browse   internet   bersamaan   dengan   melalukan   call   (telepon)   ke   tujuan   yang berbeda.
5. Infrastruktur bersama dapat mensupport banyak operator dilokasi yang sama. Interkoneksi ke other mobile dan fixed users.
6.   Roaming nasional dan internasional.
Kelemahan Teknologi 3G
Memerlukan Kontrol Daya  “Ideal” dan belum mencukupinya  kecepatan transfer data   dalam   melayani   layanan   multimedia   yang   memerlukan   kecepatan   yang mumpuni.

5. Teknologi Generasi Tiga Setengah (3.5G)
Teknologi 3.5 G atau disebut juga super 3G merupakan peningkatan dari teknologi 3G, terutama dalam peningkatan kecepatan transfer data yang lebih dari teknologi 3G (>2 Mbps) sehingga dapat melayani komunikasi multimedia seperti akses internet dan video sharing. Yang termasuk dalam teknologi ini adalah :
1. High Speed Downlink Packet Access (HSDPA)
HSDPA   merupakan   Evolusi   WCDMA   dari   Ericsson.  HSDPA   merupakan protokol   tambahan   pada   sistem  WCDMA  (wideband  CDMA)   yang   mampu mentransmisikan data berkecepatan tinggi.  HSDPA fase pertama berkapasitas 4,1   Mbps.   Kemudian   menyusul   fase   2   berkapasitas   11   Mbps   dan   kapsitas maksimal   downlink   peak   data   rate   hingga   mencapai   14   Mbit/s.Kecepatan jaringan   HSDPA  di   lingkungan   perumahan   dapat   melakukan  download  data berkecepatan   3,7   Mbps.   Kelebihan HSDPA adalah mengurangi keterlambatan (delay) dan memberikan respon yang lebih cepat saat pengguna menggunakan aplikasi interaktif seperti mobile   office   atau   akses   Internet  kecepatan  tinggi,  yang  dapat  disertai   pula dengan   fasilitas   gaming   atau   download   audio   dan   video.

2. Wireless Broadband (WiBro)
WinBro  dikembangkan Samsung bersama dengan Electronics and Technology Research Institute (ETRI) dan telah mendapat sertifikat  dari Wimax Forum. WiBro   merupakan   bagian   dari   kebijakan   bidang   teknologi   informasi   Korea Selatan yang dikenal dengan kebijakan 839. WinBro mampu men-deliver data dengan   kecepatan   hingga   50   Mbps.   Kecepatan   transfer   data   mampu mengungguli   kecepatan   transfer   data   berplatform   HSDPA   yang   memiliki kemampuan men-deliver data hingga 14 Mbps.

6. Teknologi Generasi Empat (4G)
4G atau Fourth Generation adalah teknologi penerus 3G yang memiliki kecepatan transfer data lebih cepat dan lebih baik. 4G adalah singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris: fourth-generation technology. Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada pengembangan teknologi telepon seluler. 4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G. Nama resmi dari teknologi 4G ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah “3G and beyond”.

Sistem 4G akan dapat menyediakan solusi IP yang komprehensif dimana suara, data, dan arus multimedia dapat sampai kepada pengguna kapan saja dan dimana saja, pada rata-rata data lebih tinggi dari generasi sebelumnya. Belum ada definisi formal untuk 4G. Bagaimanapun, terdapat beberapa pendapat yang ditujukan untuk 4G, yakni: 4G akan merupakan sistem berbasis IP terintegrasi penuh. Ini akan dicapai setelah teknologi kabel dan nirkabel dapat dikonversikan dan mampu menghasilkan kecepatan 100Mb/detik dan 1Gb/detik baik dalam maupun luar ruang dengan kualitas premium dan keamanan tinggi. 4G akan menawarkan segala jenis layanan dengan harga yang terjangkau. Setiap handset 4G akan langsung mempunyai nomor IP v6 dilengkapi dengan kemampuan untuk berinteraksi internet telephony yang berbasis Session Initiation Protocol (SIP). 
 Semua jenis radio transmisi seperti GSM, TDMA, EDGE, CDMA 2G, 2.5G akan dapat digunakan, dan dapat berintegrasi dengan mudah dengan radio yang di operasikan tanpa lisensi seperti IEEE 802.11 di frekuensi 2.4GHz & 5-5.8Ghz, bluetooth dan selular. Integrasi voice dan data dalam channel yang sama. Integrasi voice dan data aplikasi SIP-enabled.
Yang termasuk dalam generasi 4G adalah LTE dan WiMAX. Salah satu penyedia jasa layanan 4G di Indonesia adalah Sitra Wimax, namun saat ini areanya masih sangat terbatas dan layanan ini belum dapatmobile atau dibawa berpegian, jadi  untuk sementara teknologi 4G di Indonesia belum dapat digunakan pada handphone.

Dari ulasan diatas, dapat dilihat korelasi GPRS (General Pocket Radio Service) dengan teknologi GSM, CDMA, maupun teknologi 1G, 2G, 2,5G, 3G, 3,5G dan 4G.
        Dalam kaitannya dengan GSM dan CDMA, GPRS merupakan hasil dari pengembangan lebih lanjut teknologi generasi kedua (2G) –tepatnya domain GSM-  yang mampu memberikan layanan transfer data hingga kecepatan 50 kbps. Dengan munculnya GPRS, maka dimulailah tonggak perkembangan teknologi layanan data yang lebih baik lagi hingga muncul EDGE, HSDPA, dan lain-lain.
        Sedangkan apabila dikaitkan dalam perkembangan generasi teknologi seluler (1G-4G), maka sudah sangatlah jelas korelasinya bahwa GPRS merupakan bagian dari perkembangan teknologi itu sendiri. Sebab, seperti yang kita ketahui bahwa GPRS merupakan bagian dari 2.5 G –peralihan dari 2G menuju 3G-. Maka sangatlah jelas bahwa GPRS juga merupakan salah satu dari hasil perkembangan teknologi seluler (nirkabel) yang sangat bermanfaat bagi kita semua. Perkembangan teknologi komunikasi ini disebabkan oleh keinginan untuk selalu memperbaiki kinerja, kemampuan dan efisiensi dari teknologi generasi sebelumnya.




Senin, 02 April 2012


Perbedaan antara wi-fi dan bluetooth

           Bluetooth dan WiFi adalah teknologi wireless yang menggunakan gelombang radio frequency (RF) untuk menciptakan network, tetapi digunakan untuk tujuan berbeda. Tujuan utama bluetooth adalah mentautkan device personal seseorang bersama-sama dalam jarak yang pendek, sementara tujuan dari wifi untuk mentautkan komputer dalam jarak yang jauh.

Sebagian besar dari kita juga menyadari kenyataan, bahwa wi-fi dan bluetooth nirkabel keduanya standar dan menggunakan gelombang pada frekuensi radio untuk tujuan transmisi. Ini adalah alasan mengapa banyak dari kita yang bingung antara dua teknologi, dan berpikir bahwa mereka menyelesaikan tujuan yang sama. Namun ada, banyak perbedaan antara wi-fi dan bluetooth. Dalam artikel ini, saya akan mencoba menjelaskan perbedaan-perbedaan ini kepada Anda. Apa Perbedaan Antara Wi-Fi dan Bluetooth Baik wi-fi (wireless fidelity) dan standar bluetooth didasarkan pada protokol terpisah. Hal ini menimbulkan perbedaan antara wi-fi dan bluetooth, yang menyebabkan bidang aplikasi mereka berubah drastis. Mari kita coba untuk memahami perbedaan antara wi-fi dan teknologi bluetooth, membandingkan dan kontras mereka, di berbagai aspek kerja mereka.



Jangkauan
Wi-fi telah menjadi favorit untuk membuat LAN (Local Area Network) di rumah-rumah dan kantor, tepat dari waktu dari pengenalan. Hal ini sangat jelas bahwa proses di rumah menjadi mudah, jika anda tidak perlu mengintegrasikan kabel LAN di sistem anda untuk membentuk jaringan, untuk berbagi koneksi internet. Di kantor, penggunaan LAN nirkabel menyebabkan pengurangan biaya instalasi LAN. Kisaran wi-fi adalah maka cukup tinggi, sekitar 300 meter dari simpul jaringan nirkabel. Bluetooth, di sisi lain memiliki jarak sekitar 30 kaki.

Standar
Seperti telah disebutkan, bluetooth dan wi-fi bekerja pada standar yang berbeda. Baru-baru ini instalasi wi-fi didasarkan pada standar 802.11n. Perangkat Bluetooth yang saat ini mengikuti standar 2,0 bluetooth.

Sambungan dan Instalasi
perangkat Bluetooth tidak memerlukan instalasi atau konfigurasi. Kerja dari perangkat bluetooth sangat sederhana dan dengan demikian mereka tidak perlu dikonfigurasi. Anda bisa langsung memilih perangkat diaktifkan bluetooth lain, untuk yang Anda inginkan untuk mentransfer data. Jika Anda ingin mengaktifkan fasilitas bluetooth di komputer pribadi anda, maka semua yang harus Anda lakukan adalah dengan hanya membeli adaptor bluetooth. Bluetooth dongle yang datang bersama dengan setup CD dan Anda dapat menginstal setup, untuk mendapatkan bluetooth anda diaktifkan. Namun, wi-fi memerlukan beberapa konfigurasi. Untuk wi-fi jaringan diaktifkan, anda perlu menginstal router dan modem.

Jenis Jaringan
Wi-fi digunakan untuk pembentukan LAN nirkabel (Local Area Network). Sejumlah besar komputer desktop dan laptop dapat dihubungkan dengan menggunakan wi-fi, di mana sebagai, Anda tidak dapat membentuk suatu Local Area Network (LAN), dalam kasus bluetooth. Bluetooth memungkinkan Anda untuk membentuk PAN (Personal Area Network).

Data Transfer
Perbedaan lain antara wi-fi dan bluetooth adalah bahwa, kecepatan transfer data untuk bluetooth ini jauh lebih tinggi dari wi-fi. Menggunakan Bluetooth, Anda dapat mentransfer data dengan kecepatan 800 kbps, dimana, wi-fi adalah data yang rentan terhadap kerugian dan karenanya memiliki kecepatan lebih rendah. Jika anda terhubung ke Internet menggunakan wi-fi, kecepatan download Anda akan lebih kecil dari apa yang akan Anda dapatkan ketika Anda terhubung menggunakan internet broadband.

Aplikasi Wi-Fi dan Bluetooth
Karena semua perbedaan yang disebutkan di atas, terdapat perbedaan antara wi-fi dan bluetooth, di bagian aplikasi mereka juga. Bluetooth digunakan untuk data dan file transfer, dari satu perangkat ke perangkat yang lain. Anda dapat mengakses mengaktifkan bluetooth printer dari komputer Anda, menggunakannya. Menggunakan wi-fi, Anda tidak hanya dapat membuat transfer data kecil, tetapi Anda dapat mengakses database dan software yang terletak di beberapa mesin lain dalam jaringan juga. Akses internet nirkabel juga dapat diberikan kepada semua komputer dalam LAN nirkabel. Dalam kasus Bluetooth, hal ini tidak mungkin. Namun, Anda dapat menghubungkan komputer memungkinkan bluetooth ke internet, jika Anda dapat mengakses internet dengan GPRS dalam Anda mengaktifkan bluetooth telepon seluler.

Wi-fi adalah teknologi yang telah dipakai lebih lama, dibandingkan dengan bluetooth. Hampir semua komputer yang diproduksi saat ini memiliki kartu LAN nirkabel terpasang di dalamnya. Bluetooth adalah teknologi yang relatif baru. Tapi ponsel dan laptop produsen telah mulai mengintegrasikan fasilitas ini dalam perangkat yang mereka produksi. Perbedaan utama antara wi-fi dan bluetooth, karena bluetooth yang tidak digunakan seluas wi-fi, adalah jangkauan. Jika tidak, standar bluetooth dikenal sangat baik, karena kecepatan transfer data yang tinggi dan keamanan data yang menyediakan.
Tipe Sistem Informasi

Dalam dunia bisnis ada berbagai macam kebutuhan informasi.
Manajer senior membutuhkan informasi untuk membantu perencanaan bisnis mereka. Middle management membutuhkan informasi untuk membantu mereka memantau dan mengendalikan kegiatan usaha, sedangkan Karyawan operasional memerlukan informasi untuk membantu mereka melaksanakan tugas mereka.

Dalam kegiatan bisnis terdapat beberapa "sistem informasi" yang digunakan pada saat yang sama. Berikut adalah 5 tipe sistem informasi

1. Executive Support System (ESS)

ESS dirancang untuk membantu manajemen senior membuat keputusan strategis. Sistem tersebut mengumpulkan, menganalisa dan merangkum informasi internal dan eksternal utama yang digunakan dalam bisnis.
ESS biasanya melibatkan banyak analisis data dan modelling tools seperti analisa "what-if" untuk membantu pengambilan keputusan strategis.

2. Management Information System (MIS)

MIS berkaitan dengan sumber-sumber informasi internal. MIS biasanya mengambil data dari transaction prosessing system kemudian merangkumnya menjadi serangkaian laporan manajemen. laporan MIS biasanya digunakan oleh manajemen menengah dan supervisor operasional.

3. Decision Support System (DSS)
DSS secara khusus dirancang untuk membantu manajemen membuat keputusan dalam situasi di mana terdapat ketidakpastian tentang hasil yang mungkin terjadi akibat keputusan-keputusan tersebut. DSS sering melibatkan penggunaan spreadsheet yang rumit dan database untuk membuat model "what if”.
Sistem Manajemen Pengetahuan

4. Knowledge Management System (KMS) digunakan untuk membuat dan berbagi informasi. Ini biasanya digunakan di perusahaan di mana karyawan menciptakan pengetahuan dan keahlian baru - yang kemudian dapat digunakan bersama oleh orang lain dalam organisasi untuk mendapatkan keuntungan komersial. Baik untuk lawfirm, kantor akuntan dan konsultan manajemen.

KMS dibangun dengan sistem yang memungkinkan kategorisasi efisien dan distribusi pengetahuan. Sebagai contoh, pengetahuan itu sendiri mungkin terkandung dalam dokumen pengolah kata, spreadsheet, presentasi PowerPoint. halaman internet atau apapun. Untuk berbagi pengetahuan, KMS menggunakan sistem kolaborasi kelompok seperti intranet.
Sistem Pemrosesan Transaksi

Transaction Processing Systems (TPS) TPS dirancang untuk memproses transaksi rutin efisien dan akurat. Sebuah bisnis biasanya memeiliki beberapa TPS, misalnya:

- Sistem Billing untuk mengirim faktur kepada pelanggan
- Sistem untuk menghitung gaji mingguan dan bulanan dan pembayaran pajak
- Produksi dan pembelian sistem untuk menghitung kebutuhan bahan baku
- sistem kontrol persediaan

Office Automation Systems (OAS) adalah sistem yang digunakan untuk meningkatkan produktivitas karyawan, seperti memproses data dan informasi. Contohnya Microsoft Office XP) atau sistem yang memungkinkan karyawan untuk bekerja dari rumah.
Sejarah Sistem Operasi Komputer

Seperti kita ketahui, system operasi yang umum digunakan oleh kebanyakan computer, terdiri dari 3 keluarga atau 3 kelompok, yaitu keluarga Microsoft Windows, keluarga Unix, dan keluarga Mac OS.

Sedangkan untuk computer mainframe dan super computer menggunakan banyak sekali system operasi yang berbeda-beda, umumnya turunan dari sitem UNIX yang dikembangkan oleh vendor seperti IBM AIX, HP/UX,dll.

Sistem Operasi Berbasis Windows

QDOS (Quick and Dirty Operating System) merupakan asal usul dari windows. QDOS ditulis oleh Tim Paterson dari Seattle Computer pada tahun 1980. QDOS dibuat dari OS terkenal pada masa itu, QDOS dirancang untuk prosesor intel 8086. kemudian Bill Gates dari Microsoft membeli lisensi QDOS untuk dikembangkan dan menjualnya lagi ke berbagai perusahaan computer. Pada tahun 1981 microsoft memberi nama MS-DOS, sedangkan yang jual ke perusahaan computer IBM diberi nama PC-DOS oleh IBM. MS.DOS inilah yang terus berkembang hingga menjadi Windows Vista.

Perkembangan Microsoft

Setelah sukses dengan MS.DOS pada tahun 1981. pada tahun 1983 microsoft meluncurkan MS-DOS versi 2.0 pada computer PC XT. Selanjutnya pada tahun 1984 MS-DOS 3.0 untuk PC AT yang menggunakan chip Intel 80286 dan yang mulai mendukung penggunaan hard disk lebih dari 10MB. Juga pada tahun yang sama dirilis MS-DOS 3.1 yang mendukung jaringan.

Pada tahun 1985 Microsoft memperkenalkan MS.Windows, system operasi yang telah menyediakan lingkungan berbasis grafis (GUI) dan kemampuan multitasking. Kemudian pada tahun 1986 Microsoft kembali meluncurkan MS-DOS versi baru yaitu versi 3.2. pada versi ini Microsoft menambahkan dukungan untuk floppy 3.5 inch 720KB.

Pada tahun 1987 microsoft kembali memperbaharui MS-DOS nya dengan mengeluarkan versi 3.3 yang merupakan versi paling populer dari MS.DOS. pada tahun ini Microsoft juga memperkenalkan windows versi 2.0. setahun kemudian Microsoft berhasil mengembangkan lagi dengan suasana grafis, sedangkan IBM memperkenalkan OS/2 yang juga telah berbasis grafis sebagai calon pengganti IBM PC-DOS.

Pada tahun 1990 microsoft memfokuskan diri pada pengembangan windows ditandai dengan peluncuran windows versi 3.0 dan mendapat sambutan yang sangat baik pada versi ini Microsoft membundel MS.OFFICE(Word, Excel, dan PowerPoint) untuk menyingkirkan saingannya seperti Lotus 123, Wordstar, Word Perfect dan Quattro.

Pada tahun 1991 microsoft kembali meluncurkan MS.DOS versi 5.0 dengan penambahan fasilitas full-screen editor, undelete, unformat dan Qbasic. Hingga pada tahun 1994 menjadi tahun terakhir bagi pengembangan MS.DOS, versi terakhir dari MS.DOS adalah MSDOS6.22.

Kembali ke versi windows, pada tahun 1992 windows meluncurkan versi 3.1 dan 3.11 pada tahun 1994 untuk workgroups. Setahun kemudian Microsoft meluncurkan Windows 95, pada tahun ini juga diperkenalkan versi pertama Windows CE ke public. Tahun 1996 Windows NT Versi 4.0 diluncurkan, pada tahun 1998 meluncurkan OS terbarunya yaitu Windows 98. web browser Internet Explorer menjadi bagian penting dari Windows 98.

Tahun 2000 merupakan era baru dunia teknologi computer karena pada era ini, perkembangan dunia computer mengalami kemajuan yang begitu pesat. Windows mengeluarkan Windows 2000 sebagai penerus windows. Pada tahun 2001 diperkenalkan Windows XP dan tahun 2003 Microsoft mengeluarkan windows server 2003. untuk saat ini windows XP masih menjadi favorit pemakai computer. Walaupun pada tahun 2007 microsoft meluncurkan windows vista yang dilengkapi fitur 3D. Namun keindahan ini harus dibayar mahal dengan kebutuhan spesifikasi computer yang sangat tinggi.

Sistem Operasi Berbasis Linux

Linux adalah nama yang diberikan system computer bertipe unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas terbuka dan sumber utama terbuka.

Jika asal usul MSDOS/Windows berasal dari pengembangan QDOS yang dilakukan Bill Gates, maka unix merupakan salah satu system operasi yang mengawali lahirnya libux. Pada tahun 1965, para ahli membuat system operasi bernama Multics. System ini awalnya didesain dengan harapan akan menciptakan beberapa keunggulan, seperti multiuser, multiprosesor dan multilevel filesistem. Namun, pada tahun 1969 pembuatan program ini dihentikan karena system ini sudah tidak memenuhi tujuan semula.

Pada tahun 1991 di Finlandia, seorang mahasiswa ilmu computer bernama Linus Tovald berhasil mengembangkan OS berbasis Unix dari system operasi Minix yang diberi nama linux. Pada bulan Agustus 1991, lahirlah Linux 0.01 oprekan Linus dan pada tanggal 5 Oktober 1991 secara resmi Linus mengumumkan Linux 0.02 yang hanya dapat menjalankan BASH dan gcc compiler.

Selain itu, Linus juga mempublikasikan system operasi buatannya tersebut lengkap dengan ditemui, computer yang tiba-tiba hang dan harus menekan tombol Ctrl-Alt-Del atau Restart untuk mengakhiri kejadian tersebut.

Hingga saat ini linux telah berkembang pesat, karena OS-nya yang free, Linux juga sebagai satu-satunya OS yang berbasis Open Source yang dapat dimodifikasi oleh siapa saja yang ingin mengembangkan linux. Hingga lahirlah berbagai OS berbasis linux, seperti Fedora Core, Ubuntu, Mandrake, dll. Bahkan pada tahun 2002 di Indonesia sendiri juga lahir berbagai OS buatan anak negeri berbasi Linux bermunculan, diantaranya Trustix Merdeka, WinBI, RimbaLinux, Komura.

Sistem Operasi Berbasis Macintosh

Macintosh Operating System (MAC OS) merupakan system operasi computer yang dibuat oleh Apple. Apple yang sebelumnya bernama Apple Computer, Inc adalah sebuah perusahaan silicon valley yang bergerak di bidang computer.

MAC OS merupakan OS yang pertama menggunakan system GUI(Graphical User Interface). Para pemakai computer begitu takjub melihat macintosh yang snagat ramah melayani pemakai. Pemakai tidak perlu banyak menulis perintah, cukup menunjuk gambar yang ada. Mac OS dibuat khusus untuk computer Macintosh dan tidak kompatibel dengan PC berbasis IBM. Diperkenalkan pada tahun 1984, Mac OS sejak tahun 2006 telah memiliki kompabilitas dengan arsitektur PowerPC maupun X86.

Versi terakhir Mac OS saat ini adalah Mac Os X yang diluncurkan pada tahun 2000. Mac OS X Server juga dirilis pada tahun 2001. Pada dasarnya versi Server ini mirip dengan versi standardnya, dengan perbedaan bahwa versi Server mencakup piranti lunak untuk keperluan manajemen dan administrasiworkgroup dalam komputer berskala besar. Contoh fitur tambahan yang tersedia untuk versi ini adalah piranti lunak untuk menjalankan fungsi-fungsi seperti SMTP, SMB, LDAP dan DNS. Selain itu cara melisensinya juga berbeda. Mac OS X adalah sistem operasi yang menggunakan kernel BSD sehingga beberapa kalangan mengatakan bahwa Mac OS X termasuk dalam keluarga Unix. Hal yang menarik dari OS ini adalah keindahan tampilannya sehingga menjadikannya panutan bagi pengembang desktop lain.